Setiap orang hadir dengan membawa ID sendiri, dengan ID ini manusia bisa dibedakan satu dengan yang lain, ID ini bisa dari tampilan Fisik, ada yg cantik, lucu, imut,, (kayak saya) ada yg punya tahi lalat di idung, pipi, dibawah mata, dll, ada juga ID Karakter atau sifat yang dibawa secara genetik ataupun terbentuk dari lingkungan. nah, karena ID fisik itu g usah di ubah, tinggal disyukuri saja, jadi mari kita fokuskan ke ID karakter atau sifat y..uk
sering saya mendengar ucapan, bahkan dari mulut saya sendiri,,"da saya udah gini dari lahir,, mo diapain lagi?", dari ucapan itu terselip keinginan agar orang lain menerima sikap kita, baik atau buruk, suka atau tidak ya terima saja...
saya jadi kepikiran, kalo semua orang menuntut untuk diterima karakter atau sifatnya,siapa yang akan jadi orang yang menerima karakter atau sifat saya.
ketika saya dalam suatu wadah organisasi, atau perkumpulan apapun itu.. saya harus sadar bahwa orang2 yg berhimpun disana adalah orang yang memilki perbedaan karakter, dan g mungkin saya nuntut ke mereka untuk menerima saya "sabelegedek" istilah sundanya. atau berusaha merubah karakter orang lain agar sesuai dengan karakter kita..?
ingat, " yg bisa merubah dirinya y dirinya sendiri + hidayah Allah", bukan berarti juga kita berperan menjadi orang lain, sehingga diri ini tidak nyaman...
trus si milla harus ngapain atuh..?
ini beberapa langkah yang mungkin bisa kamu validasi sendiri manfaatnya,,
1. mari evaluasi diri sendiri , mana karakter kamu yg baik mana karakter kamu yang kurang baik..(baik=tidak melanggar aturan agama)
2. " berbicaralah dengan bahasa orang yg sedang diajak berbicara" jadi harus dipikirkan orang ini bakal asik diajak ngobrol pake karakter kamu yg mana.
3. diawali dengan mendengarkan sebaik2 ny,, jadi kamu punya banyak waktu untuk analisis dan memikirkan kata2 apa dan cara penyampaian seperti apa yg baik untuk disampaikan..
4. jadikan hati seluas samudra, untuk menerima berbagai perbedaan, baik fisik, ataupun karakter yg ada di sekitar kamu, tapi bukan juga menerima hal buruk orang 2 sekitar kamu,, tetap sebagai muslim kamu wajib mengingatkan sesama.
5. minta maaf jika dirasa apa yg kamu sampaikan atau perbuat telah menyakiti atau membuat orang tidak suka.
jadi diri sendiri, dengan menerima orang lain seperti kita menerima diri kita sendiri..
wallahu a'lam..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar